Ya, Anda bisa minum teh tawar tanpa pemanis saat puasa intermiten. Untuk jendela puasa yang bersih, tetap sederhana: air, kopi hitam, atau teh tanpa pemanis adalah contoh default yang paling aman.[1] Teh dengan gula, madu, susu, krim, kolagen, minyak MCT , atau kalori lebih baik disimpan untuk jendela makan. Batas keamanan dan bukti ini didukung oleh sumber yang tercantum di bawah ini.[4]
Kesimpulan utama
- Teh herbal hitam, hijau, putih, oolong, dan sebagian besar tanpa pemanis dapat memenuhi jendela puasa.
- Teh manis, teh susu, chai latte, teh manis kemasan, dan teh gelembung berbuka puasa bersih.
- Pemanis buatan mungkin menambahkan sedikit atau tidak ada kalori, tetapi tidak secara otomatis membuat minuman ideal untuk berpuasa.[2]
- Jika kafein memperburuk kecemasan, refluks, tidur, jantung berdebar, atau masalah tekanan darah, pilih teh tanpa kafein atau herbal dan bicarakan dengan dokter jika diperlukan.
Di halaman ini
Teh yang biasanya bisa Anda minum selama jendela puasa
| Pilihan teh | Jendela puasa pas | Catatan |
|---|---|---|
| Teh hitam polos | Biasanya ya | Mengandung kafein. Hindari gula atau susu. |
| Teh hijau polos | Biasanya ya | Pilihan rendah kalori yang umum. |
| Teh putih atau oolong polos | Biasanya ya | Jaga agar tetap tanpa pemanis. |
| Teh herbal tanpa pemanis | Biasanya ya | Periksa campuran untuk jus buah, gula, atau bubuk manis. |
| Teh tanpa kafein | Biasanya ya | Membantu jika kafein mengganggu Anda. |
Minuman teh untuk disimpan untuk jendela makan Anda
Teh manis, teh kemasan dengan gula tambahan, teh latte, teh susu, teh gelembung, konsentrat chai, teh lemon madu, dan teh dengan krim atau kolagen bukanlah minuman jendela puasa yang bersih. Mereka menambahkan kalori, gula, protein, atau lemak, yang mengubah konteks puasa.
Jika label mencantumkan kalori, gula tambahan, madu, sirup, susu bubuk, jus, atau krimer, perlakukan sebagai minuman jendela makan. FDA mencatat bahwa gula tambahan pada label Fakta Gizi membantu konsumen mengidentifikasi gula yang ditambahkan selama pemrosesan atau persiapan.[3]
Bisakah saya minum teh dengan pemanis buatan selama puasa intermiten?
Pemanis bebas kalori mungkin tidak menambah kalori yang berarti, tetapi itu tidak otomatis menjadikannya pilihan terbaik. Pemanis yang diizinkan FDA, seperti aspartam, sukralosa, dan zat turunan stevia, digunakan dalam makanan dan minuman serta dapat menyumbang sedikit atau tanpa kalori.[2] Namun, rasa manis dapat memengaruhi nafsu makan, keinginan, atau betapa mudahnya puasa bagi sebagian orang.
Aturan praktis: jika Anda menginginkan cepat yang paling bersih, pilih teh tanpa pemanis. Jika pemanis nol kalori membantu Anda menghindari minuman manis dan tetap konsisten, gunakan dengan hati-hati dan perhatikan apakah itu membuat puasa lebih mudah atau lebih sulit.
Teh terbaik untuk puasa intermiten
Teh terbaik untuk puasa intermiten adalah teh yang bisa Anda minum polos, mentolerir dengan baik, dan tetap konsisten. Default yang baik termasuk teh hijau tanpa pemanis, teh hitam, teh peppermint, teh jahe, rooibos, chamomile, atau teh tanpa kafein.
Hindari mengubah teh menjadi strategi stimulan. Jika Anda membutuhkan kafein dalam jumlah besar untuk berpuasa, jendela puasa mungkin terlalu lama atau makanan Anda mungkin tidak cukup memuaskan.
GoFasting dapat membantu Anda mencatat jendela puasa dan asupan air saat Anda menguji rutinitas minum sederhana. Gunakan pelacakan sebagai umpan balik, bukan penilaian.
Pertanyaan yang diajukan
Bisakah Anda minum teh selama puasa intermiten?
Iya. Teh polos tanpa pemanis biasanya baik-baik saja selama jendela puasa.
Bisakah saya minum teh selama puasa intermiten jika ada lemon?
Permerasan kecil lemon sering diperlakukan sebagai hal yang dapat diabaikan, tetapi teh bergaya limun manis atau teh lemon kemasan termasuk dalam jendela makan.
Bisakah saya minum teh saat puasa intermiten dengan susu?
Untuk puasa bersih, tidak. Susu menambah kalori dan nutrisi, jadi simpan teh susu untuk jendela makan Anda.
Apakah teh herbal berbuka puasa?
Teh herbal tanpa pemanis biasa biasanya tidak. Periksa campuran kemasan untuk tambahan gula, jus, atau perasa manis.
Kesimpulan
Teh polos tanpa pemanis dapat muat dengan jendela puasa intermiten. Jaga agar minuman puasa tetap sederhana, periksa label pada teh kemasan, dan simpan minuman teh manis atau krim untuk jendela makan.
Penafian medis
Artikel ini hanya untuk pendidikan umum. Jika Anda menderita diabetes, masalah tekanan darah, refluks, kehamilan, menyusui, pembatasan pengobatan, atau sensitivitas kafein, tanyakan kepada dokter yang berkualifikasi tentang apa yang cocok untuk Anda.
Referensi
- Johns Hopkins Medicine. Intermittent Fasting: What Is It, And How Does It Work? https://www.hopkinsmedicine.org/health/expert-qa/intermittent-fasting-what-is-it-and-how-does-it-work
- FDA. Aspartame and Other Sweeteners in Food https://www.fda.gov/food/food-additives-petitions/aspartame-and-other-sweeteners-food
- FDA. Added Sugars on the Nutrition Facts Label https://www.fda.gov/food/nutrition-facts-label/added-sugars-nutrition-facts-label
- CDC. About Water and Healthier Drinks https://www.cdc.gov/healthy-weight-growth/water-healthy-drinks/index.html