OMAD berarti “satu kali makan sehari.” Ini adalah bentuk puasa intermiten yang sangat ketat, bukan rencana pemula default. Beberapa orang menyukai kesederhanaannya, tetapi OMAD dapat mempersulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, aktivitas bahan bakar, mengelola obat-obatan, dan menghindari makan berlebihan selama satu kali makan.
Kesimpulan utama
- OMAD biasanya merupakan pola 23:1 : sekitar 23 jam puasa dan satu jendela makan.
- Ini lebih ketat daripada 12:12, 14:10, atau 16:8 dan tidak diperlukan bagi kebanyakan orang.[1]
- Hindari OMAD atau dapatkan bimbingan medis terlebih dahulu jika Anda menderita diabetes, minum obat yang membutuhkan makanan, kekurangan berat badan, memiliki riwayat gangguan makan, sedang hamil atau menyusui, atau memiliki penyakit kronis.[2][3]
- Jadwal yang lebih lembut biasanya merupakan langkah pertama yang lebih aman.
Di halaman ini
Bagaimana OMAD puasa intermiten bekerja
OMAD memampatkan makan harian menjadi satu kali makan atau jendela makan pendek. Tidak seperti 16:8, yang masih memungkinkan beberapa kali makan, OMAD menempatkan sebagian besar nutrisi dalam sekali duduk. Itu membuat rencana sederhana di atas kertas tetapi sulit dalam kehidupan nyata.
| Jadwal | Jendela puasa | Jendela makan | Tingkat pembatasan |
|---|---|---|---|
| 12:12 | 12 jam | 12 jam | Lembut |
| 14:10 | 14 jam | 10 jam | Sedang |
| 16:8 | 16 jam | 8 jam | Sedang hingga membatasi |
| OMAD | Sekitar 23 jam | Sekitar 1 jam | Sangat membatasi |
Siapa yang tidak boleh menggunakan OMAD sebagai rencana mandiri
Jangan memperlakukan OMAD sebagai percobaan biasa jika Anda menderita diabetes, mengonsumsi insulin atau sulfonilurea, menggunakan obat-obatan yang membutuhkan makanan, kekurangan berat badan, memiliki riwayat gangguan makan, sedang hamil atau menyusui, memiliki penyakit ginjal, sedang pulih dari penyakit atau operasi, atau memiliki kondisi kronis lainnya.[2][3]
OMAD juga mungkin tidak cocok jika Anda melakukan pekerjaan yang menuntut fisik, berlatih secara intens, berjuang dengan siklus pembatasan pesta, atau menemukan bahwa jendela puasa yang panjang membuat Anda mudah tersinggung, pusing, atau sibuk dengan makanan.
Cara yang lebih aman untuk mendekati rasa ingin tahu OMAD
Jika Anda penasaran dengan OMAD, uji apakah rutinitas yang tidak terlalu ketat sudah menyelesaikan masalah.
- Mulailah dengan 12:12 atau 14:10.
- Pindah ke 16:8 hanya jika jadwal yang lebih pendek terasa stabil.
- Simpan makanan berprotein, tanaman kaya serat, karbohidrat yang memuaskan, dan lemak sehat di jendela makan.[4]
- Berhentilah meningkatkan jika munculnya gejala, makan berlebihan, atau konflik pengobatan.
- Diskusikan OMAD dengan dokter sebelum mencobanya jika ada risiko medis yang berlaku.
Apa yang harus dimakan jika Anda makan satu kali sehari
Satu kali makan masih harus menjadi makanan sungguhan, bukan hanya camilan besar. Bangun di sekitar makanan berprotein, sayuran atau buah, biji-bijian utuh atau tanaman bertepung, lemak sehat, dan cairan. Hindari menggunakan OMAD sebagai izin untuk makan makanan rendah nutrisi yang sangat besar.
Jika memenuhi kebutuhan nutrisi dalam satu kali makan terasa tidak realistis, itu adalah umpan balik yang berguna. Jendela makan yang lebih lebar mungkin merupakan rencana yang lebih baik.
GoFasting dapat membantu Anda mencatat jendela puasa dan meninjau pola jika Anda membandingkan jadwal. Itu tidak dapat menentukan apakah OMAD sesuai secara medis.
FAQ
Apakah puasa intermiten OMAD baik untuk menurunkan berat badan?
Ini dapat mengurangi kesempatan makan bagi sebagian orang, tetapi tidak menjamin penurunan berat badan. Penelitian tidak mendukung pembingkaian puasa intermiten yang jelas lebih unggul dari saran diet tradisional untuk menurunkan berat badan.[5]
Apakah OMAD lebih baik dari 16:8?
Tidak untuk kebanyakan orang. OMAD lebih ketat, dan lebih ketat tidak secara otomatis berarti lebih baik.
Bisakah pemula memulai dengan OMAD?
Seorang pemula biasanya lebih baik memulai dengan 12:12, 14:10, atau 16:8 sebelum mempertimbangkan sesuatu yang lebih ketat.
Kesimpulan
OMAD sederhana tetapi intens. Bagi kebanyakan orang, pertanyaan yang lebih cerdas bukanlah “Bisakah saya memaksakan satu kali makan sehari?” tetapi “Apa jadwal yang paling tidak ketat yang mendukung makanan tetap, kesehatan, dan konsistensi?”
Penafian medis
Artikel ini hanya untuk pendidikan umum dan bukan saran medis. Tanyakan kepada dokter yang berkualifikasi sebelum mencoba OMAD apakah Anda memiliki kondisi medis, minum obat, hamil atau menyusui, kekurangan berat badan, atau memiliki riwayat gangguan makan.
Referensi
- Cleveland Clinic. Intermittent Fasting: What It Is, Benefits and Schedules https://health.clevelandclinic.org/intermittent-fasting-4-different-types-explained
- Cleveland Clinic. 6 Tips for Fasting Safely https://health.clevelandclinic.org/tips-for-fasting-the-healthy-way
- CDC. Manage Blood Sugar https://www.cdc.gov/diabetes/treatment/index.html
- CDC. Tips for Healthy Eating for a Healthy Weight https://www.cdc.gov/healthy-weight-growth/healthy-eating/index.html
- Cochrane. Intermittent fasting for adults with overweight or obesity https://www.cochrane.org/evidence/CD015610_intermittent-fasting-traditional-dietary-advice-or-no-treatment-which-works-better-help-adults