Menurunkan 10 kg dalam dua bulan merupakan tujuan agresif bagi banyak orang. Puasa intermiten mungkin membantu sebagian orang dewasa mengurangi asupannya, namun hal ini tidak boleh dianggap sebagai jaminan atau alasan untuk mengabaikan keselamatan, nutrisi, atau panduan medis. [1][2].
Poin-poin penting
- Semakin cepat tujuannya, semakin penting keselamatannya.
- Puasa hanya berhasil jika rutinitas secara keseluruhan menciptakan defisit energi yang berkelanjutan.
- Protein, serat, tidur, latihan kekuatan, dan konsistensi melindungi rencana tersebut.
- Penurunan berat badan yang sangat cepat tidak dapat dilakukan tanpa pengawasan medis.
- Rencana yang lebih aman adalah rencana yang dapat Anda lanjutkan setelah tenggat waktu.
Tetapkan target dalam konteks
Sepuluh kilogram dalam delapan minggu membutuhkan defisit yang besar dan konsisten. Beberapa orang dengan berat badan awal yang lebih tinggi mungkin menurunkan berat badan lebih cepat pada awalnya, tetapi hal itu tidak membuat target tersebut aman untuk semua orang.
NIDDK menyarankan untuk mencari program penurunan berat badan yang aman yang mencakup makan sehat, aktivitas fisik, perubahan perilaku, dan perawatan medis bila diperlukan. [2].
Puasa apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan
Jadwal 14:10 atau 16:8 dapat mengurangi makan di waktu makan malam dan larut malam bagi sebagian orang. Hal ini tidak dapat menjamin hilangnya lemak, melindungi otot dengan sendirinya, atau membuat kualitas makanan yang buruk menjadi tidak relevan.
Pertahankan makanan yang kaya protein, sertakan makanan berserat tinggi, dan hindari membuat jendela makan terlalu pendek sehingga Anda kurang makan dan kembali lagi nanti.
Kapan harus mendapatkan bantuan terlebih dahulu
Dapatkan bimbingan profesional jika Anda menderita diabetes, mengonsumsi obat, sedang hamil atau menyusui, menderita penyakit kandung empedu, memiliki riwayat gangguan makan, atau merencanakan diet sangat rendah kalori.
Pertanyaan Umum
Apakah 16:8 cukup untuk menurunkan 10 kg?
Tidak dengan sendirinya. Penurunan berat badan tergantung pada total asupan, aktivitas, tidur, konsistensi, dan titik awal.
Haruskah saya mencoba puasa yang lebih lama untuk menurunkan berat badan lebih cepat?
Bukan sebagai default. Puasa yang lebih lama dapat memperburuk nutrisi dan pemulihan pola makan.
Intinya
Rencana yang lebih aman adalah rencana yang dapat Anda lanjutkan setelah tenggat waktu.
Penafian medis: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan umum dan bukan merupakan nasihat medis. Bicarakan dengan ahli kesehatan yang berkualifikasi sebelum berpuasa jika Anda sedang hamil atau menyusui, sedang mengonsumsi obat, menderita diabetes, memiliki kondisi kesehatan tertentu, memiliki riwayat gangguan makan, atau merasa tidak enak badan selama berpuasa.
Referensi
- Johns Hopkins Medicine. Intermittent Fasting: What Is It, And How Does It Work? https://www.hopkinsmedicine.org/health/expert-qa/intermittent-fasting-what-is-it-and-how-does-it-work
- NIDDK. Choosing a Safe and Successful Weight-loss Program https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/choosing-a-safe-successful-weight-loss-program