Bagi orang yang sedang menstruasi, jadwal puasa yang sama mungkin tidak terasa sama sepanjang bulan. Energi, nafsu makan, tidur, nafsu makan, dan gejala siklus dapat berubah, sehingga rencana puasa harus disesuaikan, bukan tetap. [1].
Poin-poin penting
- Jangan menjadikan satu jendela puasa sebagai kewajiban sepanjang bulan.
- Seminggu sebelum menstruasi mungkin memerlukan jadwal yang lebih lembut.
- Perubahan menstruasi, pusing, kurang tidur, atau kelelahan yang tidak biasa berarti memperpendek atau berhenti.
- Kehamilan, menyusui, dan upaya untuk hamil bukanlah waktu untuk bereksperimen.
- Lacak gejala siklus secara terpisah dari data puasa yang dilacak aplikasi.
Gunakan jendela fleksibel berdasarkan fase siklus
Beberapa orang mentoleransi puasa dengan lebih baik tepat setelah pendarahan dimulai dan seminggu setelahnya, sedangkan fase pramenstruasi mungkin memerlukan lebih banyak kehati-hatian [1].
Artinya bisa 12:12 sebelum haid, 14:10 di hari biasa, dan tidak ada penambahan jam puasa saat gejala sudah tinggi.
Gejala apa yang penting
Perhatikan perubahan panjang siklus, telat haid, kram yang semakin parah, gangguan tidur, sakit kepala, pusing, mudah tersinggung, atau makan berlebihan. Ini bukanlah tanda-tanda untuk berusaha lebih keras.
Jika gejala muncul setelah menambah jam puasa, kembali ke jendela terakhir yang nyaman atau jeda.
Bagaimana cara melacak tanpa menafsirkan secara berlebihan
GoFasting dapat membantu melacak jendela puasa, air, kalori, langkah, dan tren berat badan. Simpan gejala dan energi menstruasi sebagai catatan pribadi, dan dapatkan panduan medis untuk perubahan yang terus-menerus.
Pertanyaan Umum
Haruskah saya berpuasa saat menstruasi?
Beberapa orang bisa, tapi tetap lakukan dengan lembut dan hentikan jika gejalanya memburuk.
Apakah 16:8 baik sebelum menstruasi?
Ini mungkin terlalu membatasi bagi sebagian orang. Jendela yang lebih pendek seringkali lebih praktis.
Intinya
Lacak gejala siklus secara terpisah dari data puasa yang dilacak aplikasi.
Penafian medis: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan umum dan bukan merupakan nasihat medis. Bicarakan dengan ahli kesehatan yang berkualifikasi sebelum berpuasa jika Anda sedang hamil atau menyusui, sedang mengonsumsi obat, menderita diabetes, memiliki kondisi kesehatan tertentu, memiliki riwayat gangguan makan, atau merasa tidak enak badan selama berpuasa.
Referensi
- Cleveland Clinic. How Intermittent Fasting Affects Women https://health.clevelandclinic.org/intermittent-fasting-for-women