Selama masa puasa, pilihan terbersih adalah air putih, air soda, kopi hitam, dan teh biasa tanpa pemanis. Apa pun yang memiliki kalori berarti termasuk dalam jendela makan karena kalorilah yang mengakhiri puasa bersih [1].
Poin-poin penting
- Air putih, air soda, kopi hitam, dan teh biasa adalah pilihan jendela puasa yang paling sederhana.
- Susu, krim, gula, jus, smoothie, dan makanan ringan berbuka puasa bersih.
- Soda diet, sedikit susu, elektrolit, dan kaldu adalah area abu-abu.
- Kafein tetap perlu dimoderasi meskipun kopi tidak mengandung kalori.
- Pilih puasa bersih atau puasa fleksibel, lalu konsisten.
Daftar bersih
Air putih, air soda tanpa pemanis, kopi hitam, dan teh tanpa pemanis menjaga aturannya tetap sederhana: pada dasarnya tidak mengandung kalori.
Jika Anda menambahkan gula, susu, krim, mentega, minyak, jus, atau camilan, hitung sebagai asupan dan lanjutkan.
Area abu-abu masih menjadi pilihan
Sedikit susu mungkin baik untuk puasa yang fleksibel, tetapi bukan puasa yang bersih. Minuman diet mungkin tidak memiliki kalori tetapi dapat mengganggu nafsu makan atau perut bagi sebagian orang.
Elektrolit bebas gula dapat membantu puasa yang lebih lama, tetapi sebagian besar puasa harian yang singkat tidak memerlukan produk khusus. Kaldu tulang memiliki kalori sehingga dapat berbuka puasa dengan bersih.
Bagaimana GoFasting dapat menjaga garis tetap terlihat
GoFasting dapat membantu Anda mencatat jendela puasa, air, kalori, berat badan, dan langkah. Jika sesuatu mengandung kalori, catatlah sebagai asupan daripada menganggapnya tidak terlihat.
Pertanyaan Umum
Apakah kopi hitam bisa membatalkan puasa?
Kopi hitam biasa biasanya tidak mengandung kalori karena pada dasarnya bebas kalori.
Bolehkah mengunyah permen karet saat berpuasa?
Permen karet bebas gula berada dalam area abu-abu. Ini mungkin dapat diabaikan untuk puasa fleksibel tetapi tidak ideal untuk puasa bersih yang ketat.
Intinya
Pilih puasa bersih atau puasa fleksibel, lalu konsisten.
Penafian medis: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan umum dan bukan merupakan nasihat medis. Bicarakan dengan ahli kesehatan yang berkualifikasi sebelum berpuasa jika Anda sedang hamil atau menyusui, sedang mengonsumsi obat, menderita diabetes, memiliki kondisi kesehatan tertentu, memiliki riwayat gangguan makan, atau merasa tidak enak badan selama berpuasa.
Referensi
- Johns Hopkins Medicine. Intermittent Fasting: What Is It, And How Does It Work? https://www.hopkinsmedicine.org/health/expert-qa/intermittent-fasting-what-is-it-and-how-does-it-work